1. Purgatory

Purgatory adalah sebuah grup musik death metal asal Jakarta, grup musik ini dibentuk oleh Lutfi sang gitaris bersama dengan adik kandungnya yaitu Al yang memainkan drum. Lirik yang dibawakan oleh Purgatory adalah berkisar tentang ajaran agama Islam, perang Uhud, kematian, dan lain-lain. Purgatory sendiri di kamus berarti "tempat penyucian dosa". Yang bagi pengertian Islam berarti, neraka "WAIL", yaitu neraka tempat orang2 berdosa (sebelum mereka boleh masuk surga) tapi masih ada iman kepada Allah Subhana Wa Ta'ala dihatinya. Ini dipelajari dari surah Al-Ma'uun, ayat "Fa wailul lil musholliin...."
Band Metal ini adalah favorite Penulis. Banyak yang menyebut Band kelahiran 1994 ini beraliran Black Metal tapi hal ini di sanggah oleh Madmor vokalis Purgatory bahwa aliran mereka adalah "Metal Syi'ar". Dalam logo mereka sendiri terdapat unsur Dakwah. Jika biasanya simbol Group Death Metal pada umumnya berbentuk bintang terbalik dengan lingkaran setan yang mengunsurkan kepala kambing atau Baphomet, sebaliknya logo Purgatory berbentuk bulan bintang dengan corak unik.
Sekarang Band ini telah mengganti logo lamanya menjadi logo ambigram, yaitu suatu seni kaligrafi teks/huruf dimana gambar yang dihasilkan bukan hanya bisa dibaca dari satu arah, tetapi dari arah sebalikanya. Ambigram Purgatory ini dibuat oleh Thovfa Cb dari studio EndOneStuff tanpa menghilangkan simbol bulan bintang sebelumnya.
Awal terbentuknya Purgatory sering membawakan lagu Obituary dan Sepultura, kemudian mereka memutuskan untuk menggunakan topeng dan penambahan personel seorang DJ. Uniknya, mereka mengakui bahwa topeng yang mereka kenakan memang identik dengan rupa setan yang menyeramkan, namun mereka mereka menambahkan bahwa topeng itu hanya tampilan luar yang menyerupai "setan" tapi dalamnya Insya Allah tidak, sebagaimana yang dilansir dalam interview backstage Java Rocklin Land 2010. Mereka mengatakan bahwa topeng tersebut untuk menunjukkan kalau didunia ini sebenarnya banyak "setan" yang berkeliaran namun menutupi diri mereka dengan topeng kemunafikan, yang berarti cerminan fisik dan dalamnya berbeda. Intinya menurut mereka lebih baik memiliki rupa luar "setan" namun didalamnya mencerminkan kebaikan dibandingkan rupa luar "malaikat" tapi didalamnya penuh kebusukan.
Untuk mengenal lebih dekat Band Purgatory asli Indonesia ini, lihat video interview JRL 2010 berikut.
Band ini juga mempromosikan gerakan metal yang mencintai Agama yang sering disebut Metal Satu Jari (One Finger Movement) dengan slogan Approach Deen Avoid Sin yaitu suatu ajakan untuk menjauhi dosa dan mendekati agama. Purgatory juga memiliki panggilan bagi yang pro dengan mereka yaitu "MOGerz", yang merupakan singkatan dari 'Messenger of God-erz'. Dimana memiliki arti bahwa penggemar mereka harus juga mengikuti Rasulullah. Dan kecintaan Purgatory terhadap Nabi terakhir Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam diabadikan dalam lagu "MOG.S.A.W".
Untuk membuktikan bahwa Band yang satu ini benar-benar membawa pesan-pesan Islam melalui lagu mereka, dapat dicermati pada makna yang terkandung dalam setiap lirik lagu mereka. Berikut makna dan maksud dari beberapa lirik lagu mereka yang kebanyakan dalam bahasa Inggris.
Kalau Penulis sendiri paling memfavoritekan lagu Downfall dan Angerball dari Purgatory, bagaimana dengan anda?
2. Tengkorak

Tengkorak adalah grup musik Indonesia yang didirikan pada tahun 1993 di Jakarta. Band ini mengusung aliran grindcore. Band Tengkorak diawali oleh Ombat, Danang, dan Yoyok pada akhir tahun 1993 dengan karakter musik yang dipengaruhi oleh salah satu dari pionir band grindcore asal Inggris yaitu Napalm Death. Tengkorak mulanya terdiri dari empat orang: M. Hariadi "Ombat" Nasution (vokal), Danang Bhudiarto (Bass), Yoyok Radianto (Guitars), dan Denny Julianto (Drums), kemudian, Pada tahun 1994 Adam Mustofa bergabung menjadi gitaris di line up ini. Tengkorak adalah band Grindcore pertama di Jakarta yang merilis mini Album berjudul "It's a Proud to Vomit Him" yang memuat 4 lagu yaitu: Primitive Jokes, Aggression, The Grave Torment dan Bencana Moral.
Tengkorak yang dikomandoi oleh Ombat memberikan penjelasan bahwasanya memang ciri khas metal yang diusung Tengkorak seperti mengalami perubahan ideologi 180 derajat. Topic–topic yang diangkatpun memang memiliki khas tersendiri. Jika selama ini metal identik dengan alcohol, seks bebas, narkotika dan hal hal negatif lainnya maka dengan tegas Ombat menyatakan, “Tengkorak dari dulu berjuang sendiri, mau band selevel Slayer, Napalm Death hingga Lamb Of God dah paham gue, buat Tengkorak semua band yang ngajarin sesuatu yang merusak generasi muda mereka itu musuh Tengkorak”.
Memang secara factual, topic–topic anti zionis sangat kental dalam syair-syair Tengkorak di persiapan album terbarunya nanti. “Musik ini senjata, sama seperti senjata AK47 yang dipakai mujahidin untuk lawan penjajah. Begitupun Tengkorak” jelas Ombat dalam sebuah obrolan ringan di pelataran Masjid Agung Al Azhar dengan redaksi Berandalan Puritan. Daus gitaris dari band crustcore Gunxrose juga mengatakan, “Satu hal yang berbeda antara Tengkorak dan band metal lainnya, Tengkorak itu bisa masuk baik di kalangan atas hingga kalangan bawah. Mungkin karena mereka memang telah melewati fase perjuangan benar benar dari bawah. Dan kalau ngobrol sama Ombat, gue seperti tidak melihat ada jarak antara seorang artis dan penggemar. Ombat bisa asyik, dan membaur dengan siapa saja, mereka punya masa dengan atau label Fans tengkorak”.
Ombat Nasution seorang magister hukum dan anggota tim pengacara resmi berjihad lewat jalur musik kira-kira sejak tahun 2000-an dengan mendeklarasikan musik Tauhid yang mengubah berbagai simbol metal dalam performa mereka. Simbol tiga jari diubah menjadi satu jari telunjuk, yang berarti tauhid. Lirik merekapun setelah itu konsisten dengan suara jihad dan anti zionis Israel. Tengkorak menyuarakan kepedulian terhadap nasib bangsa Palestina dan menolak kehadiran zionis Israel di Tanah Palestina. Seperti terdengar dalam lagunya yang berjudul Boycott Israel, Zionist Exaggration, Hisbullah, dan Dajjal Dunia.
Ombat juga sering terlibat melakukan orasi menentang paham-paham yang melecehkan Islam dan tokoh-tokoh anti agama, seperti saat Ombat menyuarakan anti JIL dan menentang kedatangan Lady Gaga. Saat berorasi di bunderan HI, Ombat menegaskan Islam turun dengan sempurna, "Hari ini, kita bersatu dan akan seterusnya bersatu untuk melawan pemikiran bodoh Barat. Kita tidak mau dijajah dan disesatkan kaum liberal,” kata Ombat seraya memekikkan takbir "Allahu Akbar!". Di akhir orasi, Ombat mengajak anak muda untuk mengganti salam setan metal dengan salam tauhid.
Tengkorak muncul sebagai band yang memperhatikan kondisi anak bangsa, yaitu anak-anak muda yang terbawa selera kebaratan dan terjerumus pergaulan tanpa arah. Mereka berani menyuarakan jihad, takbir, dan salam dalam setiap performanya. Termasuk simbol utama Satu Jari penanda Tauhid Islam yang mereka sebarkan. Aliran metal barat yang sarat dengan anti Tuhan, obat terlarang, dan pergaulan bebas, mereka kikis dengan memasukan muatan Islami ke dalam lirik mereka.
Tengkorak adalah icon legendaries yang tidak bisa ditandingi. Mereka memulai karir mereka dari nol besar hingga menggebrak dunia metal sampai ke scene global. Mereka kembali! Mereka eksis! Dan semangat mereka tidak akan mati! Ya benar Tengkorak Rules!
3. The Roots of Madinah

The Roots Of Madinah berawal dari ide 3 orang teman lama yang bersatu kembali setelah sekian tahun berpisah ditelan kesibukan masing masing. Mereka itu adalah Thufail Al Ghifari, Udenkox Hermawan dan Arif Attack. Sejak berdiri pada tanggal 24 Mei 2008, The Roots Of Madinah telah mengalami beberapa pergantian personel. Dan saat ini Line Up The Roots Of Madinah adalah Thufail Al Ghifari - Lead Vokal, UdenkOx Hermawan - Guitar, Arif Attack Guitar, Bobby - Bass dan Ivan Noval Husni di Drum. Banyak cerita menghiasi latar belakang para personel The Roots Of Madinah.
Muhammad Thufail Al Ghifari, ia adalah salah satu rapper yang cukup dikenal di komunitas hiphop local dan nasyid indonesia. Kedua albumnya sudah memberi warna tersendiri dalam perjalanan eksistensinya. Walau aransemen music di album Syair Perang Panjang sempat mendapat banyak cercaan dari komunitas hiphopindo, ditambah syair–syair islam yang tajam, tegas dan sangat agresif membuat Thufail sering dicap rapper islam garis keras bahkan hingga saat ini masih banyak yang memberikan penilaian tersebut. Namun dibalik semua pro kontra itu, Thufail Al Ghifari ternyata mampu membuktikan ketangguhan prinsip dan idealisnya. Tidak sedikit orang–orang yang terinspirasi dengan lagu–lagunya, bahkan memilih hijrah membela islam karena terinspirasi oleh lagu–lagu Thufail Al Ghifari.
Terlahir dari pasangan Pendeta, Thufail masuk Islam tahun 2002 setelah melewati proses pemikiran dan pencarian jati diri yang panjang. Jiwa musiknya merupakan warisan dari sang ayah yang juga mampu memainkan semua jenis alat music dari gitar, bas, piano, keyboard hingga drum. Thufail pertama kali membuat band dengan nama Rafflesia di kelas 2 SMP. Rafflesia memainkan lagu–lagu dari Godbless, Kantata Takwa, Slank, Boomerang, Jamrud hingga Iwan Fals. Setelah lulus dari SMP Negeri 3 Bekasi, Rafflesia bubar.
Thufail mendirikan Stompkin di akhir kelas 2 SMA dan setelah Stompkin bubar, Thufail serius dengan mempersiapkan solo albumnya yang bernuansa rap. Namun dalam prosesnya album solo Thufail sempat tertunda 2 tahunan karena berbenturan dengan proses Thufail memperdalam keislamannya pasca masuknya beliau ke islam setelah 20 tahun lahir dalam pembinaan keluarga Kristen.
Album Syair Perang Panjang merupakan debut Thufail Al Ghifari sebagai rapper. Album indie label ini mendapat banyak sanjungan dan kritik dari komunitas hiphop terutama dalam masalah aransemen musik. Musik di album ini memang diakui Thufail sangat apa adanya, karena keterbatasan prasarana dalam penggarapannya. Banyak dari penyuka Thufail Al Ghifari justru tidak terlalu perduli dengan ukuran kualitas music Thufail, mereka lebih salut dan terinspirasi oleh syair–syair Thufail tentang Islam.
“kesuksesan saya tidak terletak pada music dan berapa banyak fans saya, saya tidak butuh fans. Saya hanya ingin menyampaikan isi hati saya, rasa syukur saya akan kedahsyatan Islam dalam menemani pencarian jati diri saya, dan saya menemukan jawaban dari semua pertanyaan hidup saya hanya di dalam Islam. dan saya menuangkan semua di dalam lagu–lagu saya”
Itulah pendapat Thufail mengenai pro kontra tentang kehadiran dia sebagai rapper yang banyak menyuarakan Islam dan membongkar kebusukan zionis internasional melalui lagu–lagunya. Kini setelah perjalanan kedua Album solonya, Thufail kembali melakukan reuni dengan beberapa teman–teman lamanya di Stompkin yaitu Udenk dan Arif untuk mendirikan The Roots Of Madinah.
“Saya ingin mulai sesuatu dari nol lagi, saya ingin merasakan tantangan baru. Setuju atau tidak setuju inilah saya! Dan seperti yang sering saya katakan, saya tidak butuh fans, popularitas atau eksistensi. Solo karir saya atau bersama The Roots Of Madinah semuanya hanyalah sebuah proyek eksperimen seni dan resistensi, kreatifitas musik kami hanyalah sarana untuk membagi perasaan kami, membagi isi hati kami tentang busuknya dunia atau jenuhnya kehidupan hingga rasa syukur ketika kami menemukan banyak harapan dengan keyakinan kami terhadap Pencipta kami. Lagi pula The Roots Of Madinah bukan band dakwah atau band islam apalagi band underground atau apalah. Kami cuma band rock ala kadarnya tapi dikelola dengan semangat yang tidak sekedarnya. Terserah orang mau nilai apa, kami hanya ingin berkarya dan memberi kepuasan pada batin kami”
Karakter musik The Roots Of Madinah tidak bisa di kotakan menjadi metal, hiphop, jazz, blues, dll. Konsep musiknya secara universal adalah rock. Namun dalam pengembangannya mereka berharap orang-orang bisa melihat The Roots Of Madinah sebagai The Roots Of Madinah.
Demikianlan beberapa band-band yang berorientasi pada genre musik Metal namun memiliki ideologi pemikiran yang berbeda dengan khas nuansa dan nafas agama Islam. Pada dasarnya musik hanyalah sebuah seni, namun menjadi berbeda sewaktu paradigma masyarakat berubah oleh icon dan gubahan syair yang dibawakan dan dilantunkan sang musisi. Jika menuntun orang-orang kearah positif dan Islami, maka bukan tidak mungkin Dakwah-pun mengalir lewat sini. Ada yang ingin menambahkan? Salam Satu Jari! [@Fajrin_NearL]
Resource: Dari Berbagai Sumber
Nice info sob
BalasHapushttp://blog-zaruf.blogspot.com/
mantep gan infonya jadi ngerti soal band metal sedikit nih'
BalasHapusSip, semoga bermanfaat Sob..
HapusKurang suka dengan band metal sih gan, but nice share gan :D
BalasHapuscomment back ya eleysonc.blogspot.com
Thnkz atas kunjungan'ny..
HapusMusicnya terlalu keras kalo metal jadi kurang suka :D
BalasHapusNama'ny juga metal Sob, scream'ny kental.. ^_^
Hapusoh yea, mantap! folbek gan http://trotoar-online.blogspot.com/
BalasHapusMasih ada yg kurang, SAFFAR band death metal dari Bandung, dgn albumnya Mandatory El Arshy. Mantaapp...
BalasHapusSalam satu jari telunjuk
BalasHapus